Ahad, 31 Januari 2016

[ Motivasi ] New FULL HD Videos

 
__,_._,___

[ Motivasi ] New FULL HD Videos

 
__,_._,___

[ Motivasi ] New FULL HD Videos

 
__,_._,___

[ Motivasi ] New FULL HD Videos

 
__,_._,___

Sabtu, 30 Januari 2016

[ Motivasi ] New FULL HD Videos

 
__,_._,___

[Belia] Menciptakan Keberuntungan Dalam Karir

 

Menciptakan Keberuntungan Dalam Karir
Kita sering menghubung-hubungkan kesuksesan karirseseorang dengan keberuntungan. Mungkin memang ada yang lebih beruntungdaripada orang lain. Makanya, ada orang yang karirnya bagus. Dan ada pula yangmemble.  Tapi benarkah itu keberuntungan?
Kalau saya sih percaya pada keberuntungan. Hoki, namaaliasnya. Orang juga pada percaya. Makanya banyak yang bilang;"Beruntungyah, dia keponakan pemilik perusahaan". Atau "Beruntung yah dia, barukerja langsung bla bla bla...."
Karena aspek rasional cukup dominan dalam daya pikir saya,maka bukan keberuntungan semacam itu yang saya percayai. Melainkankeberuntungan yang secara logis bisa diciptakan. Bukan pula semata-matamenunggu nasib saja.
Lantas, bagaimana cara menciptakan keberuntungan dalamkarir itu? Saya punya beberapa contoh yang layak dijadikan acuan.
Kemarin, misalnya. Saya meeting dengan para pucuk pimpinansebuah perusahaan besar untuk mematangkan materi training dalam acara RapatKerja para menejer yang akan dilakukan beberapa hari mendatang. Biasa dong,kita saling bertukar pandangan disela-sela pembicaraan.
"Saya ini beruntung sekali," demikian ChiefOperating Officernya berkata. Jika keberuntungan yang dimaksudnya berkaitandengan jabatan tinggi yang beliau raih diperusahaan dengan proyek bernilaitriliunan itu, maka tentu hal itu merupakan keberuntungan besar dong. Sayamendengar.
"Karena, " lanjutnya. "Selama bekerjadisini saya sering dipindah kesana-kemari." Katanya. Beliau ini, sudahberkarir selama 31 tahun. Dan sudah memimpin di berbagai anak perusahaan dalamkerajaan bisnis itu.
Dalam pandangan saya, high calibre achievers itu yaorang-orang seperti beliau ini. Yaitu orang-orang yang menciptakankeberuntungan karirnya melalui ketekunan sejak memulai dari awal, kemudianmengasah diri lalu mendapat kepercayaan untuk terus berkembang secara organik.
Mereka ini, bukan tandingan orang-orang yang menanjakdengan cara menjadi kutu loncat. Karena kenaikan karir mereka; ditopang olehkualitas pribadi yang solid, loyalitas yang tinggi, dan track record yang tidakterbantahkan.
Maka kembali kepada pertanyaan tadi; bagaimana caranyamenciptakan keberuntungan dalam karir? Cukup dengan tiga strategi sederhana inisaja.
Pertama, mauterus belajar hal baru sekalipun harus meninggalkan zona nyaman. Dan relakembali menjadi 'orang bodoh' lagi meski sudah pintar. Serta bersedia kembalimenjadi 'pemula' lagi walau sudah menjadi senior.
Kedua,kompatible dengan kultur, tata nilai, dan tuntutan perusahaan. Kompatibilitasini merupakan modal terpenting untuk bisa 'kepake' sama perusahaan, sekaligusmerasa kerasan bekerja disana. Dengan begitu, ada kecocokan satu sama lain.
Ketiga, selalusiap untuk mendapatkan penugasan apa saja, dimana saja, dalam sutuasi bagaimanapun juga. Ketahuilah bahwa para pemimpin hebat, punya pengalaman dan wawasanyang luas. Dan itu, tidak didapat dari buku. Melainkan dengan menjelajahisetiap inci dan inti organisasi.
Saya mempunyai banyak kesamaan dengan pak COO tadi.Khususnya dalam hal 'dipindah-pindah' fungsi dalam organisasi. And you knowwhat? Itulah cara paling fundamental, untuk mempersiapkan diri menerimakeberuntungan demi keberuntungan dalam karir.
Apakah Anda ingin menciptakan keberuntungan dalam karirAnda? Ikuti dan praktekkan ketiga strategi diatas. Insya Allah, akan lebihbanyak lagi keberuntungan dalam karir yang menghampiri Anda.
Jika ingin melihat situasi di kelas training DeKa, silakancek disini: http://www.dadangkadarusman.com/video-deka
Salam hormat.Mari Berbagi Semangat!DEKA – Dadang KadarusmanPenulis, Trainer,Pembicara Publik.www.dadangkadarusman.com
Catatan kaki:Faktor keberuntungan itu memang ada. Dan besar ataukecil peluangnya, turut ditentukan oleh diri kita sendiri. Maka jika ingin beruntung,lakukanlah sesuatu yang semakin memperbesar peluang datangnya keberuntunganitu.
Jika kantor Anda membutuhkan program pelatihan berkualitastinggi, silakan hubungi kami disini: http://www.dadangkadarusman.com/hubungi-agen-training-kami 
Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WAsilakan bergabung dengan Group WA "DekadarusAnd Friends" di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis "DekadarusAnd Friends Group". Jumlah member terbatas.
Kesibukansering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadisaya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. JikaAnda ingin mendapatkan kiriman artikel "P(=Personalism)" secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilaiartikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlumengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudahberbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & TheCubicle).
Salam hormat,Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
Penulis, Trainer & Pembicara Publik
www.dadangkadarusman.com/hubungi-agen-training-kami/

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___

Posted by: Bambang Tribuono <bambang_tribuono@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Egroups kendalian http://www.kokpasir.com

.

__,_._,___

[Belia] Masyarakat Adat Terpinggirkan

 

Masyarakat Adat Terpinggirkan
RUU PPHMA Tidak Masuk Prolegnas 2016

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSe-fQfMjkVlQrDDo0gPPA4ldPYUSZVQmI93daUzZO3PMWojG5i
Tidak diakomodasinya Rancangan Undang-Undang Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat atau RUU PPHMA dalam Prolegnas 2016 ?membuat masyarakat adat termarjinalkan. Akibatnya, 70 juta warga masyarakat adat terancam kehilangan tanah dan sumber daya alam.

Tak hanya kehilangan tanah dan sumber daya alam yang merupakan milik mereka, puluhan juta warga masyarakat adat itu juga terancam kehilangan identitas kebudayaan beserta segala tatanan dan kearifan lokal di dalamnya. Hal ini disesalkan banyak pihak, termasuk anggota Dewan yang memperjuangkan RUU ini dan kalah dalam perdebatan saat Sidang Paripurna DPR penentuan Prolegnas 2016 yang berlangsung Selasa (26/1).

Luthfi A Mutty dari Fraksi Partai Nasdem mengatakan, sistem voting membuat RUU PPHMA terlempar dari Prolegnas. Alasan sebagian besar anggota Dewan, RUU yang harus menjadi prioritas Prolegnas ?2016 adalah yang memfokuskan diri pada pembenahan ekonomi nasional.

"Alasan ini lucu dan ironis. UU tentang ekonomi itu bertujuan menyejahterakan masyarakat, sementara ada masyarakat adat yang membutuhkan perlindungan demi kemandirian dalam hal ekonomi," kata Luthfi dalam acara diskusi yang digelar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rabu (27/1), di Jakarta.

Menurut Luthfi, AMAN masih bisa mendesakkan RUU PPHMA melalui jalur pemerintah. AMAN bisa berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Merujuk data AMAN, saat ini terdapat 2.302 kelompok masyarakat adat dengan 70 juta warganya yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Direktur Eksekutif Epistema Institute Myrna A Safitri menyebutkan, hanya 15.577 hektar luas wilayah adat yang telah ditetapkan. Padahal, total terdapat 6,8 juta hektar tanah adat.

Sekretaris Jenderal AMAN Abdon Nababan mengatakan, kriminalisasi dan diskriminasi terhadap masyarakat adat luar biasa. Anggota masyarakat adat setiap pekan ditangkap. Masyarakat adat tak mendapatkan pelayanan dasar dengan alasan lokasi tempat tinggal mereka jauh dari pusat keramaian. Masyarakat adat juga sulit mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP) karena keyakinan agamanya berbeda dengan agama arus utama.

Abdon menambahkan, tidak lolosnya RUU PPHMA dalam prioritas Prolegnas 2016 di Rapat Paripurna DPR menunjukkan tidak ada penghargaan terhadap kebinekaan dalam masyarakat. Menurut dia, pengakuan pada keberadaan masyarakat sebenarnya sudah ada di dalam konstitusi, tapi masih deklaratif, belum konkret. "Negara belum hadir melindungi masyarakat adat," kata Abdon.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup A Sonny Keraf menyatakan, seharusnya RUU PPHMA bisa gol karena sesuai dengan Nawacita yang didasarkan pada Trisakti. ?Satu butir di dalam Nawacita menyebutkan, negara hadir untuk melindungi hak-hak rakyat. Negara membangun dari pinggiran.

"Pinggiran itu bisa secara spasial seperti desa, pulau-pulau kecil, pulau-pulau terluar, tapi bisa juga kelompok marjinal secara politik," kata Sonny. ?(IVV/ISW)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 28 Januari 2016, di halaman 11 dengan judul "Masyarakat Adat Terpinggirkan".


__._,_.___

Posted by: Bambang Tribuono <bambang_tribuono@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Egroups kendalian http://www.kokpasir.com

.

__,_._,___

[Belia] Kasus Korupsi Kadin Jilid II, Naik ke Tahap Penyidikan di Kejati Jatim

 

Kasus Korupsi Kadin Jilid II, Naik ke Tahap Penyidikan di Kejati JatimTerindikasi, Dana Hibah Dari APBD untuk Kadin Dipakai Untuk Beli IPO Bank Jatim

Langkah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), dalam mengusut kasus dugaan korupsi Kamar Dagang & Industri (Kadin) Jatim jilid II memasuki babak baru.
Setelah sebelumnya memanggil & memintai keterangan dari ketua umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti, keseriusan korps adhyaksa menangani kasus ini ditunjukkan dengan menaikkan tahapan pengusutan, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur nomor: Print-86/0.5/Fd.1/01/2016 tertanggal 27 Januari 2016, yang ditandatangani oleh Kajati Jatim Maruli Hutagalung.

Untuk kepentingan penyidikan kasus ini, beberapa pengurus & pegawai Kadin Jatim serta pihak2 lain yang terkait,  dipanggil untuk menghadap Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, I Made Suanarwan, SH MH, untuk diperiksa & dimintai keterangan.
Selain mendalami fakta2 & bukti 2 baru yang terungkap dari hasil sidang pengadilan tipikor (tindak pidana korupsi) kasus Kadin Jatim jilid I, ternyata juga ditemukan indikasi lain yang mengejutkan dari kasus ini.

Dari surat panggilan yang ditujukan kepada direktur eksekutif Kadin Jatim, Cholis Yudo Subagyo, terindikasi bahwa dalam kasus Kadin Jatim jilid II ini juga ditemukan dugaan bahwa ada dana hibah dari dana APBD untuk Kadin Jatim yang dipakai untuk membeli saham/IPO (Initial Public Offering) Bank Jatim.
Kepala Penyidikan Kejati Jatim Dandeni Herdiana, SH,  ketika dihubungi ponselnya 081938009293 belum memberi jawaban lebih lanjut dengan alasan untuk kepentingan penyidikan kasus ini secara lebih mendalam.
Sedangkan direktur eksekutif Kadin Jatim Cholis Yudo ketika dihubungi ponselnya 081249488898 dan ketua umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti 08123035109, belum bersedia memberi tanggapan.

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___

Posted by: Bachrul Ulum <bachrululum358@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Egroups kendalian http://www.kokpasir.com

.

__,_._,___

[ Motivasi ] Kasus Korupsi Kadin Jilid II, Naik ke Tahap Penyidikan di Kejati Jatim [1 Attachment]

 
[Attachment(s) from Bachrul Ulum included below]

Kasus Korupsi Kadin Jilid II, Naik ke Tahap Penyidikan di Kejati Jatim
Terindikasi, Dana Hibah Dari APBD untuk Kadin Dipakai Untuk Beli IPO Bank Jatim
Jadikan gambar sebaris
Langkah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), dalam mengusut kasus dugaan korupsi Kamar Dagang & Industri (Kadin) Jatim jilid II memasuki babak baru.

Keseriusan korps adhyaksa ini ditunjukkan dengan menaikkan tahapan pengusutan, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur nomor: Print-86/0.5/Fd.1/01/2016 tertanggal 27 Januari 2016, yang ditandatangani oleh Kajati Jatim Maruli Hutagalung.

Untuk kepentingan penyidikan kasus ini, beberapa pengurus & pegawai Kadin Jatim dipanggil untuk menghadap Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, I Made Suanarwan, SH MH, untuk diperiksa & dimintai keterangan.

Selain mendalami fakta2 & bukti 2 baru yang terungkap dari hasil sidang pengadilan tipikor (tindak pidana korupsi) kasus Kadin Jatim jilid I, ternyata juga ditemukan indikasi lain yang mengejutkan dari kasus ini.

Dari surat panggilan yang ditujukan kepada direktur eksekutif Kadin Jatim, Cholis Yudo Subagyo, terindikasi bahwa dalam kasus Kadin Jatim jilid II ini juga ditemukan dugaan bahwa ada dana hibah dari dana APBD untuk Kadin Jatim yang dipakai untuk membeli saham/IPO (Initial Public Offering) Bank Jatim.

Kepala Penyidikan Kejati Jatim Dandeni Herdiana, SH,  ketika dihubungi ponselnya 081938009293 belum memberi jawaban lebih lanjut dengan alasan untuk kepentingan penyidikan kasus ini secara lebih mendalam.

__._,_.___

Attachment(s) from Bachrul Ulum | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)


Posted by: Bachrul Ulum <bachrululum358@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Check out the automatic photo album with 1 photo(s) from this topic.
sprindik kasus kadin jilid2.jpg

Egroup ini dikendalikan oleh http://www.kokpasir.com  .
Tidak dibenarkan mengiklan.

http://groups.yahoo.com/group/motivasi-minda

.

__,_._,___

[ Motivasi ] Clips

 
__,_._,___

[ Motivasi ] Kasus Korupsi Kadin Jatim Jilid II, La Nyalla Mattalitti Tetap Kebal Hukum

 

Kasus Korupsi Kadin Jatim Jilid II, La Nyalla Mattalitti Tetap Kebal Hukum
http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2015--10--95914-pemuda-pancasila-dan-rasiyo-pp-dukung-lucy-la-nyalla-risma-tak-lebih-baik.jpg
Bisa saja, Dalam Kasus Korupsi Kadin Jatim Jilid II, La Nyalla Mattalitti Tetap Kebal Hukum.
Sebab dari pemberitaan media, jika melihat hasil pemeriksaan baik di tingkat penyidikan maupun didepan sidang peradilan tipikor & alat bukti yang ada maupun regulasi/aturan yang berlaku, semestinya sejak awal dia yang harus ditetapkan sebagai tersangka dan diadili di sidang tipikor (tindak pidana korupsi).

Tapi yang kita saksikan adalah bahwa akhirnya anak buahnya yang dijadikan kambing hitam & dihukum penjara. Dengan diusutnya Kasus Korupsi Kadin Jilid II, maka kita tunggu, siapa lagi anak buahnya yang akan dijadikan kambing hitam dan harus berkorban meringkuk dalam penjara

Untuk irtu perlu kita waspadai semboyan Tali Rafia Tali Sepatu - Sesama Mafia Sedang Bersatu Merontokkan Republik Indonesia dengan menginjak2 hukum, agar negara tak berdaya dihadapan preman

Gapora - Gabungan Perkumpulan Orang Merdeka
------------------------------------------------------------------------
Kejati Jatim Buka Kasus Korupsi KADIN Jilid II, La Nyalla Layak Jadi Tersangka

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kembali membuka penyelidikan kasus korupsi terhadap dana hibah yang diterima Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur. Jaksa membuka penyelidikan baru setelah sebelumnya telah memidanakan dua pejabat Kadin dalam kasus yang sama pada 18 Desember 2015 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejati Jatim, Dandeni Hardiana, menjelaskan kalau dua orang telah menjadi terpidana karena dianggap telah merugikan negara sebesar Rp 26 mliar. Adapun total dana hibah yang diterima Kadin dari pemerintah provinsi setempat sepanjang 2011-2014 adalah senilai Rp 52 miliar.

"Setengah lagi belum ada pemeriksaan pertanggungjawabannya," kata Dandeni.

Menurut Dandeni, tidak menutup kemungkinan masih ada penyelewengan dana hibah yang digunakan selain untuk kegiatan akselerasi antar pulau dan usaha mikro kecil menengah seperti yang menyeret dua pejabat sebelumnya. Tiga orang disebutkannya telah menjalani pemeriksaan untuk penyelidikan yang terbaru itu.

"Tapi kami belum menetapkan tersangka," kata Dandeni.

Sholeh dari lembaga Forum Arek Suroboyo, sangat mendukung langkah Maruli Hutagalung, Kepala Kejati Jatim yang baru,  yang akan mengusut tuntas kasus ini.

Sebab dalam persoalan dana hibah, itu ada peraturan daerah (perda) dan peraturan gubernur (pergub). Dan berdasar NPHD - Nota Perjanjian Hibah Daerah, dalam penerimaan dana hibah itu ada pakta integritas yang harus ditandatangani oleh lembaga penerima hibah, dalam hal ini adalah Kadin Jatim.

Dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti, menyatakan bahwa penandatangan pakta integritas ini adalah yang bertanggungjawab mutlak secara hukum, baik secara perdata maupun pidana, jika penggunaan dana hibah ini dikorupsi dan atau tidak dilaksanakan sesuai aturan.

Apalagi dana hibah dari APBD pada Kadin Jatim ini baru bisa dicairkan kedalam rekening penerima hibah apabila pakta integritas sudah ditandatangani. Jika pakta integritas belum ditandatangani, maka dana tersebut belum bisa dicairkan ke rekening penerima hibah.

Selain itu, setelah dana hibah masuk ke dalam rekening Kadin Jatim, maka pencairan dana dari rekening Kadin Jatim untuk pembiayaan kegiatan2 yang dilaksanakan adalah harus dilakukan oleh dan atau sepengetahuan ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti.

Juga dalam pemeriksaan si persidangan tipikor (tindak pidana korupsi) terungkap bahwa pencairan dana dari pelaksanaan kegiatan yang diduga fiktif itu adalah sepengetahuan ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti. Maka menurut Sholeh, ketua KADIN Jatim La Nyalla Mattalitti layak ditetapkan sebagai tersangka

Sedangkan menurut Ilham Zamhary ketua LAKI - Laskar Anti Koruptor, karena dalam persidangan terungkap bahwa dana hibah untuk KADIN itu yang diselewengkan diantaranya adalah dana untuk kegiatan BDC (Business Development Center), kegiatan kerjasama antar propinsi & kegiatan pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), dimana wakil ketua KADIN bidang BDC & bidang kerjasama antar propinsi sudah mendapat vonis dari pengadilan tipikor, maka wakil ketua KADIN Jatim bidang UMKM, M Rizal juga layak dijadikan tersangka dan nantinya diadili di pengadilan tipikor Surabaya.

__._,_.___

Posted by: Bachrul Ulum <bachrululum358@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Egroup ini dikendalikan oleh http://www.kokpasir.com  .
Tidak dibenarkan mengiklan.

http://groups.yahoo.com/group/motivasi-minda

.

__,_._,___