Rabu, 28 Jun 2017

[ Motivasi ] PT SPKN & PT Bintang Ilmu Diduga Korupsi Pada Pengadaan Buku Perpustakaan Untuk Sekolah di Kementrian Desa

 

Barometer Medan
PT SPKN & PT Bintang Ilmu Diduga Korupsi Pada Pengadaan Buku Perpustakaan Untuk Sekolah di Kementrian Desa
alt
MARKUS - Masyarakat Anti Korupsi menyorot pengadaan buku perpustakaan untuk sekolah2 yang dilaksanakan pada tahun 2014 oleh kementrian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT).

Pengadaan "Bantuan Stimulan Paket Buku Perpustakaan Dalam Rangka Percepatan Peningkatan Kualitas Lembaga Pendidikan di Daerah Tertinggal (DEP I PB 01)" yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengembangan Sumber Daya Kementrian PDT dengan kode lelang 767243 senilai Rp. 5 milyar tersebut, menurut Markus ada beberapa kejanggalan.

Rony Asrul, koordinator Markus menyatakan, bahwa selain pengadaan buku perpustakaan oleh kementrian PDT itu tumpang tindih penganggarannya dengan pengadaan buku perpustakaan untuk seluruh sekolah2 di Indonesia yang dilaksanakan oleh kementrian pendidikan, dalam pelaksanaannya juga ditemukan adanya dugaan bahwa buku2 yang dikirimkan ke sekolah2 dalam program yang dilaksanakan oleh kementrian PDT adalah buku yang sudah kedaluwarsa dan atau buku lama yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan.

"Masa sih untuk akhir tahun 2014, perpustakaan sekolah2 itu diberi buku lama, infonya terindikasi buku yang dikirimkan ke sekolah2 itu ada yang merupakan terbitan dan atau cetakan tahun 2003", tutur Rony.

Menurut Rony, tentunya sangat janggal jika satuan kerja di kementrian PDT merencanakan pengadaan dan membuat dokumen pengadaan agar buku2 yang harus diadakan dan harus dikirim ke sekolah2 adalah buku2 lama. Apalagi kemudian dengan perencanaan dan atau pengadaan tersebut akhirnya mengarah bahwa hanya pihak tertentu saja yang bisa melaksanakan program tersebut.

Dari proses yang janggal ini ada indikasi akhirnya buku2 hanya bisa disediakan dan dikirim dari PT SPKN (Sarana Panca Karya Nusa) dan atau PT Bintang Ilmu. Meskipun tampaknya merupakan perusahaan yang berbeda, akan tetapi jika ditelusuri aliran dananya terindikasi merupakan milik orang2 yang sama. Dan dari proses administrasi maupun aliran keuangan dalam pengadaan tersebut, patut diduga bahwa perusahaan2 yang menawarkan diri sebagai penyedia adalah perusahaan2 yang dipinjam saja, hanya untuk sekedar memenuhi persyaratan dalam proyek ini.

"Hal semacam ini bisa menimbulkan dugaan di masyarakat, bahwa ada korupsi dalam pembelian buku2 untuk perpustakaan sekolah yang dilaksanakan oleh kementrian PDT. Kenapa membeli buku lama dan atau buku bekas dan atau buku sisa stok gudang yang tidak laku, yang sebenarnya bisa jadi kalau dipasaran, buku lama itu dijual sebagai kertas bekas dengan harga kilo-an, tapi kementrian PDT membelinya dengan harga seolah itu merupakan buku baru. Ada apa ini? kata Rony.

Untuk itu Rony berharap, agar aparat negara mengusut kasus tersebut. Akan tetapi jika aparat hukum segan dan atau agar tidak menjadi alasan klasik pegawai negara, khususnya bagi pegawai kementrian PDT, bahwa takut melaksanakan pekerjaan/ program pemerintah karena takut terjerat masalah hukum, maka jika dalam program pengadaan pengadaan buku perpustakaan sekolah oleh kementrian PDT ditemukan hal seperti itu, sebaiknya buku2 lama dan atau buku bekas yang dikirim itu diganti dengan buku2 baru dan buku2 yang sesuai dengan kebutuhan.

"Ya kalau aparat hukum segan karena ternyata ada kekuatan besar dibelakang masalah ini, dan bisa menimbulkan alasan klasik bahwa enggan melaksanakan program karena takut terjerat hukum, ya aparat hukum tidak perlu mengusut kasus dugaan korupsinya, cukup mengusut dan meminta serta memonitor agar buku2 lama itu diganti dengan buku2 baru" tutur Rony.

"Ini memang kasus tahun 2004, kenapa diungkap sekarang, karena kami berharap jangan sampai hal ini diulangi lagi. Karena ada indikasi, karena telah sukses melakukan hal ini, maka infonya akan dianggarkan lagi pengadaan buku untuk perpustakaan sekolah yang nilainya puluhan milyar dengan pola & modus yang sama. Selain ini tumpang tindih dengan program dari kementrian pendidikan, juga akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat, mengapa kementrian PDT (sekarang menjadi satu dengan kementrian desa) membeli barang2 yang tidak sesuai kebutuhan. Ada apa ini? pungkasnya.

Virus-free. www.avast.com

__._,_.___

Posted by: Hery Dono <herydono@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.

Egroup ini dikendalikan oleh http://www.kokpasir.com  .
Tidak dibenarkan mengiklan.

http://groups.yahoo.com/group/motivasi-minda

.

__,_._,___

Rabu, 21 Jun 2017

[ Motivasi ] Buat Duit Di Facebook - Dijamin

 

Ketahui Teknik, Strategi Facebook 
Marketing ALL IN ONE…
Saya COVER SEMUA Dari
Collect Ribuan List Targeted Prospek,
Promote Produk Fizikal Cara SIMPLE,
Promote Affiliate Malaysia & US
& Hasilkan INSTANT SALES



__._,_.___

Posted by: "Mr A.ulfhi" <a.ulfhimillionaire@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.

Egroup ini dikendalikan oleh http://www.kokpasir.com  .
Tidak dibenarkan mengiklan.

http://groups.yahoo.com/group/motivasi-minda

.

__,_._,___

Ahad, 18 Jun 2017

[Belia] Satu Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru Anggota FPI Yang Merupakan "Kapten" Perampok Yang Menewaskan Davidson

 

Satu Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru Anggota FPI Yang Merupakan "Kapten" Perampok Yang Menewaskan Davidson
Polisi menembak mati IR yang berperan sebagai wakil kapten perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini polisi, masih memburu anggota dari ormas Front Pembela Islam (FPI) yang merupakan'kapten' atau eksekutor yang menewaskan Davidson Tantono (31) itu

"Mudah-mudahan segera tangkap yang lain. Sekali lagi kepada tersangka lain untuk melaporkan diri," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017). 

Argo menyebut total anggota komplotan perampok itu berjumlah lebih dari 10 orang. Dia minta masyarakat untuk bersabar karena pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

"Ini pelaku lebih dari 10 kaptennya adalah anggota ormas (Front Pembela Islam) FPI setempat. Tapi sabar kita pelan-pelan ungkap secara keseluruhan," ujar Argo.

Aksi perampokan sadis itu bak film Hollywood, masing-masing pelaku punya tugas dan perannya masing-masing. Dari mata-mata di bank, hingga pelaku pengempesan ban mobil milik korban.

"TP berperan sebagai pengempes ban, M sebagai pem-backup pelaku, DTK sebagai mata-mata bank, IR mengawasi dan memilih calon korban," papar Argo.

Aksi komplotan itu juga tak main-main. Selama April hingga Juni mereka sudah beraksi sebanyak 23 kali di 23 lokasi yang berbeda.

"23 tempat kejadian. Di Tangerang, Cirebon, Jakarta, di Bekasi, ada 23 lokasi. Sebanyak 23 kali perampokan, jadi sasarannya uang. Perampokan selama April sampai Juni, dua bulan ini sudah 23 kali," ujar Argo. 

Komplotan perampok tersebut, kata Argo, juga kerap melukai korbannya saat melancarkan aksi. Saat tahu Davidson tewas, komplotan penjahat ini lalu berpencar ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Kelompok ini biasanya melakukan perampokan itu nggak membunuh korban, minimal melukai. Kemarin membunuh kemudian semuanya bubar karena melakukan pembunuhan, semua menyebar ke mana-mana," ujar Argo.

Peristiwa perampokan itu terjadi di SPBU Jalan Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (9/6) siang lalu. Korban dibuntuti sejak bertransaksi di BCA Green Garden.

Saat itu korban membawa uang tunai Rp 300 juta dari bank dengan menggunakan mobil Toyota Innova. Dalam perjalanannya, korban digembosi bannya hingga akhirnya menepi di SPBU.



__._,_.___

Posted by: Bachrul Ulum <bachrululum697@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.

Egroups kendalian http://www.kokpasir.com

.

__,_._,___

[BICARA-REMAJA] Satu Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru Anggota FPI Yang Merupakan "Kapten" Perampok Yang Menewaskan Davidson

 

Satu Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru Anggota FPI Yang Merupakan "Kapten" Perampok Yang Menewaskan Davidson
Polisi menembak mati IR yang berperan sebagai wakil kapten perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini polisi, masih memburu anggota dari ormas Front Pembela Islam (FPI) yang merupakan'kapten' atau eksekutor yang menewaskan Davidson Tantono (31) itu

"Mudah-mudahan segera tangkap yang lain. Sekali lagi kepada tersangka lain untuk melaporkan diri," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017). 

Argo menyebut total anggota komplotan perampok itu berjumlah lebih dari 10 orang. Dia minta masyarakat untuk bersabar karena pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

"Ini pelaku lebih dari 10 kaptennya adalah anggota ormas (Front Pembela Islam) FPI setempat. Tapi sabar kita pelan-pelan ungkap secara keseluruhan," ujar Argo.

Aksi perampokan sadis itu bak film Hollywood, masing-masing pelaku punya tugas dan perannya masing-masing. Dari mata-mata di bank, hingga pelaku pengempesan ban mobil milik korban.

"TP berperan sebagai pengempes ban, M sebagai pem-backup pelaku, DTK sebagai mata-mata bank, IR mengawasi dan memilih calon korban," papar Argo.

Aksi komplotan itu juga tak main-main. Selama April hingga Juni mereka sudah beraksi sebanyak 23 kali di 23 lokasi yang berbeda.

"23 tempat kejadian. Di Tangerang, Cirebon, Jakarta, di Bekasi, ada 23 lokasi. Sebanyak 23 kali perampokan, jadi sasarannya uang. Perampokan selama April sampai Juni, dua bulan ini sudah 23 kali," ujar Argo. 

Komplotan perampok tersebut, kata Argo, juga kerap melukai korbannya saat melancarkan aksi. Saat tahu Davidson tewas, komplotan penjahat ini lalu berpencar ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Kelompok ini biasanya melakukan perampokan itu nggak membunuh korban, minimal melukai. Kemarin membunuh kemudian semuanya bubar karena melakukan pembunuhan, semua menyebar ke mana-mana," ujar Argo.

Peristiwa perampokan itu terjadi di SPBU Jalan Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (9/6) siang lalu. Korban dibuntuti sejak bertransaksi di BCA Green Garden.

Saat itu korban membawa uang tunai Rp 300 juta dari bank dengan menggunakan mobil Toyota Innova. Dalam perjalanannya, korban digembosi bannya hingga akhirnya menepi di SPBU.



__._,_.___

Posted by: Bachrul Ulum <bachrululum697@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.

Egroups kendalian http://www.kokpasir.com  .



.

__,_._,___

Jumaat, 16 Jun 2017

[BICARA-REMAJA] Bubarkan KPK, Karena Telah Melakukan Kriminalisasi Pada Ulama

 

Berita Bumi
Bubarkan KPK, Karena Telah Melakukan Kriminalisasi Pada Ulama
alt
KAMMI - Kesatuan Aksi Masyarakat Muslim Indonesia menuntut agar KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dibubarkan, karena telah melakukan kriminalisasi pada ulama.

"Bubarkan saja KPK, karena telah mendholimi dan melakukan kriminalisasi pada para ulama. Lihat saja apa yang dilakukan KPK terhadap bapak Amien Rais, terlihat KPK sangat mengada-ada dan telah melakukan perbuatan yang sangat keji terhadap beliau yang merupakan ulama besar", ujar Abu Munawar koordinator KAMMI.

Menurut Munawar, dalam persidangan kasus korupsi, biasanya dalam dakwaan itu hanya disebutkan bahwa terdakwa atau para pihak telah melakukan tindakan yang melawan hukum sehingga mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara sejumlah nilai tertentu.

"Jadi pertangungjawaban tentang uang hasil korupsi itu ada pada pelaku korupsi, karena dialah yang melakukan tindakan yang melawan hukum sehingga mengakibatkan kerugian uang negara. Dalam kasus korupsi alat kesehatan (alkes) di kementrian kesehatan ini, kok KPK mengada-ada dengan menyebut bahwa uang itu dipergunakan pelaku untuk apa saja dan diarahkan untuk memfitnah ulama", katanya

"Dengan menyebut dalam dakwaan bahwa uang dari pelaku (terdakwa) diantaranya ada yang ditransfer kepada bapak Amien Rais sebesar Rp.600 juta. Ini Tampaknya ada upaya kriminalisasi pada ulama, karena apa yang disampaikan dalam dakwaan KPK itu sudah melebar.dari pokok perkara, sebab pertangungjawaban tindak pidana korupsi itu ada pada para pelaku, tidak perlu diurai bahwa uang hasil korupsi itu dipakai apa saja dan atau diberikan kepada siapa saja", tutur Munawar.

Selain kasus yang ditimpakan/difitnahkan pada pak Amien, menurut Munawar, kriminalisasi pada ulama dan umat muslim bisa dilihat pada kasus korupsi yang dituduhkan/difitnahkan pada anggota DPR RI dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Yudi Adiana Widia.

Dimana KPK dalam dakwaannya pada terdakwa Aseng alias So Kok Seng, yang dibacakan di pengadilan tipikor (tindak pidana korupsi) Jakarta, menyebutkan Yudi menerima uang dari Aseng untuk memuluskan proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara melalui perantara Muhammad Kurniawan, anggota DPRD Kota Bekasi dari PKS. Dimana KPK menyebutkan dengan detail rekaman komunikasi dalam dakwaan bahwa mereka berkomunikasi memakai kode Juz (Quran) dan kode2 lain dengan istilah bahasa arab.

"Tampak sekali ada indikasi bahwa KPK melakukan upaya kriminalisasi pada ulama dan umat muslim. Karena chating dan komunikasi  itu adalah antar pribadi dan bersifat privat/pribadi. Dan ada indikasi bahwa KPK telah melakukan penodaan terhadap Al Quran, karena menulis dalam dakwaan bahwa istilah juz (Quran) dan kode2 lain dalam bahasa arab menjadi  bahasa kode korupsi", ungkapnya

Menurut Munawar, dengan KPK menulis hal tersebut dalam dakwaan yang kemudian menjadi konsumsi publik, karena kemudian dimuat di berbagai media, sebenarnya KPK-lah yang membuat heboh karena menyebarkan komunikasi pribadi ke ruang publik.

Bercermin pada kasus yang juga menimpa habib Rizieq, seharusnya orang yang menyebarkan chating beliau harus ditindak dulu secara hukum, karena sms/telpon/komunikasi antar pribadi itu bersifat pribadi. Maka dalam kasus korupsi yang difitnahkan pada Yudi anggota DPR RI dari PKS itu baru bisa ditindak-lanjuti secara hukum, jika KPK sebagai penyebar info/komunikasi pribadi ke ruang publik terlebih dahuklu ditindak secara hukum dengan tuduhan telah melakukan penodaan terhadap Al Quran yang merupakan kitab suci umat muslim.

Munawar menjelaskan bahwa untuk itu wajib hukumnya bagi umat muslim untuk melawan KPK, dan KPK harus dibubarkan.

Perlawanan terhadap KPK juga dikumandangkan Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Banten melakukan pernyataan sikap terkait disebutnya Amien Rais dalam perkara korupsi alkes. Kader partai berlambang matahari putih tersebut menuntut agar ada keadilan dan meminta menghentikan kriminalisasi terhadap ulama

Bahkan Sebanyak 10.000 pasukan Satgas PAN Jawa Timur mengancam akan menduduki kantor KPK.

Sikap kritis juga disampaikan oleh Komnas HAM (Hak Asasi Manusia) yang meminta, agar jika ada kasus hukum yang melibatkan ulama, sebaiknya diselesaikan dengan tidak melalui jalur hukum, dimana bisa diselesaikan dengan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) atau depoonering (mengesampingkan penuntutan)

Tak ketinggalan Habib Rizieq juga menyampaikan seruannya, sebagaimana terlihat pada akun Twitternya @RizieqSyihabFPI, seolah geram Habib Rizieq mengungkapkan isi hatinya melalui poster yang dilampirkan dalam twitt-nya:
"Stop Kriminalisasi Ulama!
Ayo... jaga dan lindungi Amin Rais...!!!
Jangan biarkan beliau dihina dan dikriminalisasi...!!!
Ayo... umat Islam rapatkan barisan dan satukan potensi...!!!
Ayo... lawan segala bentuk kezaliman...!!!"

Virus-free. www.avast.com

__._,_.___

Posted by: Enggo Wahono <enggowahono@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (2)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.

Egroups kendalian http://www.kokpasir.com  .



.

__,_._,___